Selasa, 18 Maret 2014

aku adalah aku



Tak seorangpun menjadi temanku,kamu,,kamu dan kamu
tak perlu kamu merayu,,membujuk,dan juga tak perlu belajar menyukaiku
ku suka adanya diriku,,hidupnya keras,,suka di remehkan
beginilah  hidupku,,,tak perlu kau masuk terlalu dalam,,hanya menambah onak duri
dalam barisan cerita

jika pun kau menyebutku dalam ceritamu itu hanya karena  ga ada topikmu
aku terbiasa menyendiri dengan celotehmu ataupun tanpa
jangan terlalu peduli dengan gaya hidupku yang terlalu biasa
yang penting tidak jadi masalah bagimu,,hanya satu hal yang ku sesalkan
mengenalmu m,embuat hidupku lebih sulit

aku terbiasa bernyanyi dalam hati,,berteriak dalam hati,dan juga berbicara pada ding-ding kamarku
meski aku tak dapat apa2 tapi lebih baik dari pada aku harus merayu padamu
aku suka begini saja,,tak perlu ku katakan berulang  karna kamu tak akan mengerti
dalam diamkupun masalah bagimu,,apalagi jika aku komat-kamit
inilah aku,,tak perlu kau belajar memahamiku

jika aku menangis tak perlu kau belajar merayuku
jika aku tertawa tak usah kau memaksakan diri
hidupku begini saja jangan coba masuk jika tak ingin terluka
tak pedulli seberapa besar kau ingin mengerti aku,seberapa besar kau ingin mengubahku karna
aku adalah aku,,,ketika kau temui begini kau tinggalpun begini

Selasa, 22 Oktober 2013

cinta sejati

kala senja tlah tiba hatiku kembali menyepi,,,,,,,,,
saat mentari kembali keperaduanya,,,,,,,,,,
bersama burung-burung kembali kesarangnya,,,,,
mendengar kidung cinta penuh syahdu,,
seiring jejak kakimu terhapus,,dan bayangmu kembali menyapa,,
namun hilang di telan sang kegelapan,,
aku tidak mengerti tentang cinta,,
jika hanya sebuah perasaan yang datang dan pergi
mengapa perih yang kurasa tidak berlalu,,
aku telah mengenalmu aku mencium aroma tubuhmu,,
namun aku tidak bisa temukan hatimu
arah mana yang kau  tuju,,,
sehingga aku hanya menemukan kekosongan dan kehampaan hati
keheningan yang membunuh rasa,,,
semakin jauh aku menatapmu semakin hilang arahmu
keyakinanku tentang cinta semakin memudar
bersama detak-detak waktu yang semakin jauh tinggalkan aku,,
tatapan matamupun tidak setajam yang dulu
atau mungkin rasa ini yang sudah mati,,,


kepada sang khalid aku memohon
tumbuhkan rasa ini sekali lagi untuknya
tiupkan nafas  cintaMu untukku,,,jiwaku yang tlah lama mati
bersama kekecewaanku
karena sesesungguhnya Engkaulah cinta itu.,,
pemilik cinta sejati,,,yang tidak hilang dalam segala masa
bukan dia yang kutunggu saat senja memudar
tapi Engkau yang slalu tampil bersinar

shani,,,situmorang